Wednesday, December 4, 2013

Sholat adalah Ibdah yang paling utama

Shalat merupakan ibadah yang paling  utama bagi setiap muslim. Ibadah Sholat merupakan ibadah yang pertama kali di tanya oleh Allah Swt kelak di Yaumil Qiyamah. Hal ini sesuai dengan sabda Baginda Rasulullah Saw berikut ini :

Dari Abu Hurairah, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسَرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : انَظَرُوْا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟ فَيُكْمَلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيْضَةِ ثُمَّ يَكُوْنُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ” . وَفِي رِوَايَةٍ : ” ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلُ ذَلِكَ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ حَسَبَ ذَلِكَ

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”

Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya.” (HR. Ath-Thabarani)

Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya.” (HR. Tirmidzi)

Berikut ini beberapa Hadist lainnya dari Rasulullah Saw yang berhubungan dengan Sholat :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

"Sesungguhnya manusia yg paling jelek adalah orang yg mencuri dari shalatnya"

Mereka (shahabat) bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana ia bisa mencuri dari shalatnya?"

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Bisa, yaitu ketika ia tidak menyempurnakan ruku, dan sujudnya"

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, suatu ketika Nabi shalallahu 'alaihi wasallam masuk ke masjid, lalu ada seorang laki-laki juga masuk ke masjid dan melaksanakan shalat. Kemudian orang itu datang seraya memberi salam kpd Nabi. Lalu Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab salamnya dan bersabda:

"Kembali dan ulangilah shalatmu, karena engkau belum shalat!"

Orang itu kemudian mengulangi shalat, lalu menghadap kembali kepada Nabi, namun Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda lagi:

"Kembali dan ulangilah shalatmu karena engkau belum shalat!"

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam memerintahkan orang itu sampai tiga kali, sehingga ia berkata, "Demi Dzat yg mengutusmu dengan kebenaran, saya tidak bisa melakukan yg lebih baik dari itu. Maka ajarilah saya"

Maka Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Jika engkau mendirikan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat yg mudah dari al-Qur'an. Kemudian ruku'lah hingga engkau tenang dalam ruku'. Lalu bangkitlah (dari ruku') hingga engkau tenang dalam keadaan berdiri. Setelah itu sujudlah sampai engkau tenang dalam sujud. lalu angkatlah (kepalamu) hingga engkau tenang dalam keadaan duduk. Setelah itu sujudlah sampai engkau tenang dalam sujud. Kemudian laukanlah seperti itu pada seluruh (raka'at) shalatmu"

(HR. Bukhari dan Muslim)


Rasulullah Saw Bersabda , "Shalat seseorang itu TIDAK SAH, sebelum ia meluruskan punggungnya baik dalam ruku' maupun sujud" (HR. Abu Dawud, an-Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, ad-Darimi, dan Daruquthni)

Pentingnya sholat, sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa mendengar panggilan sholat (adzan) lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada sholat baginya kecuali karena udzur.” (HR.Ibun Majah, 793. Al-Albani berkata “shahih”)

Salah satu keutamaan sholat lima waktu, Nabi SAW bersabda, “Sholat lima waktu itu menjadi penebus dosa yang terjadi diantaranya (waktu sholat ke sholat selanjutnya), selama meninggalkan dosa besar.” (HR. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, “Bila seorang dari kalian selesai shalat di masjid, hendaknya ia memberi bagian shalat sunnahnya di rumahnya, sebab Allah menjadikan kebaikan dari shalatnya di rumahnya.”(HR.Muslim,778)

Rasulullah SAW bersabda, “Shalatlah wahai manusia di rumah-rumah kalian, karena shalat seseorang yang paling afdhal itu dikerjakan di rumahnya, kesuali shlat fardhu (wajib).” (HR. An-Nasaai,III/198)

Rasulullah SAW bersabda,”Sungguh diberi kabar gembira orang-orang yang berjalan di kegelapan malam ke masjid dengan cahaya yang sempurna di hari kiamatt.”(HR. Ibnu Majah,780)
Dari Utsman bin Affa RA berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa membangun masjid yang dengannya ia mengharapkan wajahAllah, niscaya Allah bangunkan untuknya sebuah rumah di surga.”(HR.Bukhari,450)

Rasulullah SAW bersabda, “…Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikatNya bershalawat atas orang-orang yang menyambung shaf dan barangsiapa menutup celah, maka dengannya Allah mengangkat dejatnya. Dan tidaklah ada langkah kaki yang lebih dicintai Allah daripada langkah kaki yang digunakan menyambung shaf.”(HR. Ahmad,IV/285)

Rasulullah SAW bersabda,”Seandainya manusia mengetahui (keutamaan) adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak menemukan cara mendapatkannya selain dengan berundi, niscaya mereka mau melakukannya.”(HR.Bukhari,615)

Rasulullah SAW bersabda,”Shalat yang paling berat atas oranng munafik adalah shalat ‘Isyai dan Shubuh. Seandainya mereka mengetahui (keutamaan) yang ada pada keduanya, niscaya mereka menghadirinya meski dengan merangkak…(HR.Bukhari,657)

Rasulullah SAW bersabda,”Oorang yang di dalam dadanya tidak ada Al-Qur’an, laksana rumah yang rusak dan kosong.”(HR.At-Tirmidzi)

Rasululah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan dan menghilangkan dosa-dosa?” Para sahabat menjawab, “Tentu saja, ya Rasulullah.” Lalu Beliau bersabda, “(Yaitu) menyempurnakan wudhu pada keadaan tidak diisukai, banyak melangkah ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah mengerjakan shalat.” (HR.Ibnu Hibban,1036)

Rasulullah SAW bersabda,”Siapa yang menyempurnakan wudhunya, maka akan keluar semua dosannya…”(HR. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang shalat isya’ berjama’ah maka seolah-olah dia telah shlat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat subuh berjama’ah maka seolah-olah dia telah sholat seluruh malamnya.” (HR. Muslim, 656)

Rasulullah SAW bersabda, “Shalat lima waktu itu menjadi penebus dosa yang terjadi diantaranya (waktu sholat ke sholat selanjutnya) selama meninggalkan dosa besar.” (HR. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya lalu keluar sengaja untuk sholat maka sesungguhnya ia dalam sholat selagi ia sengaja berniat shalat. Dan dengan salah satu langkah kakinya dituliskan kebaikan baginya dan dihapuskan darinya satu keburukan dengan langkah kaki yang lain..” (HR. Bukhari, 647)

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang bermalam dalam keadaan suci (terjaga wudhunya) lalu bangun di waktu malam dan memohon kebaikan kepada Allah dari urusan dunia dan akhirat, melainkan Allah pasti akan memberikannya kepadanya.” (HR. Abu Dawud, 2401)


Mari kita sempurnakan Sholat kita sesuai dengan tunutunan dari Nabi Muhammad Saw agar Allah Swt senantiasa memberikan Rahmat dan Ridhonya kepada kita . . . Amieeen Yaa Rabb.

SEBURUK-BURUK PENCURI SHOLAT  ADALAH :
  • KALO SHOLAT SECEPAT KILAT . . .
  • WAKTU BERDIRI MALAH LIHAT-LIHAT . . .
  • SEAKAN MENGUCAP MANTRA PAS BACA SURAT . . .
  • RUKU' SEKEDAR NUMPANG LEWAT . . .
  • SUJUD CUMA NYETOR JIDAT . . .
  • SALAM PENGEN CEPAT-CEPAT . . .
  • BERDOA KALO SEMPAT . . .
  • JADI DEH 1 MENIT 4  RAKA'AT . . .


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.